{"id":260,"date":"2026-01-25T03:41:06","date_gmt":"2026-01-25T03:41:06","guid":{"rendered":"https:\/\/spectrom.co.id\/?p=260"},"modified":"2026-01-25T03:41:06","modified_gmt":"2026-01-25T03:41:06","slug":"tanah-bergerak-landa-sukamakmur-bogor-belasan-rumah-rusak-dan-jalan-desa-terputus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/spectrom.co.id\/index.php\/2026\/01\/25\/tanah-bergerak-landa-sukamakmur-bogor-belasan-rumah-rusak-dan-jalan-desa-terputus\/","title":{"rendered":"Tanah Bergerak Landa Sukamakmur Bogor, Belasan Rumah Rusak dan Jalan Desa Terputus"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"218\" data-end=\"594\"><strong><a href=\"https:\/\/spectrom.co.id\/\">Spectrom.co.id<\/a><\/strong> &#8211; Bencana alam kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bogor. Hujan deras yang mengguyur kawasan timur Bogor memicu <strong data-start=\"329\" data-end=\"383\">tanah bergerak dan longsor di Kecamatan Sukamakmur<\/strong>, menyebabkan belasan rumah warga mengalami kerusakan serta jalan penghubung antar desa retak parah. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu sore (24\/1\/2026) dan berdampak serius terhadap aktivitas masyarakat setempat.<\/p>\n<h2 data-start=\"596\" data-end=\"643\"><strong data-start=\"599\" data-end=\"643\">Hujan Lebat Jadi Pemicu Pergerakan Tanah<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"645\" data-end=\"873\">Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menjelaskan bahwa curah hujan tinggi dengan durasi lama menjadi faktor utama terjadinya bencana. Kondisi tanah yang labil membuat pergerakan tanah tidak dapat dihindari.<\/p>\n<p data-start=\"875\" data-end=\"1070\">Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, hujan deras mulai turun sekitar pukul 16.40 WIB dan menyebabkan tanah di beberapa titik mengalami pergeseran.<\/p>\n<h3 data-start=\"1072\" data-end=\"1124\"><strong data-start=\"1076\" data-end=\"1124\">Jalan Penghubung Kampung Retak Puluhan Meter<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"1126\" data-end=\"1424\">Dampak paling terlihat terjadi pada jalan desa yang menghubungkan <strong data-start=\"1192\" data-end=\"1232\">Kampung Pancuran dan Kampung Jereged<\/strong>. Jalan tersebut mengalami retakan sepanjang kurang lebih 48 meter dengan lebar retakan mencapai 2 hingga 5 meter. Akibatnya, akses warga terhambat karena kondisi jalan bergelombang dan licin.<\/p>\n<p data-start=\"1426\" data-end=\"1678\">BPBD menyebut, jalur tersebut kini <strong data-start=\"1461\" data-end=\"1504\">tidak bisa dilalui kendaraan roda empat<\/strong>, bahkan pejalan kaki pun harus ekstra waspada. Selain itu, longsor sempat menutup setengah ruas jalan kabupaten sebelum akhirnya dibersihkan secara gotong royong oleh warga.<\/p>\n<h2 data-start=\"1680\" data-end=\"1729\"><strong data-start=\"1683\" data-end=\"1729\">Belasan Rumah Warga Alami Keretakan Serius<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"1731\" data-end=\"2008\">Tak hanya infrastruktur jalan, rumah warga juga terdampak. Di wilayah Sukamakmur, <strong data-start=\"1813\" data-end=\"1865\">tiga rumah mengalami retakan pada bagian dinding<\/strong>, sementara di lokasi lain, tepatnya Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, <strong data-start=\"1947\" data-end=\"1983\">sembilan rumah warga turut rusak<\/strong> akibat pergerakan tanah.<\/p>\n<h3 data-start=\"2010\" data-end=\"2063\"><strong data-start=\"2014\" data-end=\"2063\">Lantai Rumah Terangkat, Warga Diminta Waspada<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"2065\" data-end=\"2315\">Di Kampung Gunung Batu Kidul, RT 01 RW 11, Desa Bojongkoneng, pergerakan tanah menyebabkan <strong data-start=\"2156\" data-end=\"2199\">tembok rumah retak dan lantai terangkat<\/strong>. Kondisi ini dinilai berbahaya jika hujan deras kembali terjadi, karena potensi longsor susulan masih cukup tinggi.<\/p>\n<p data-start=\"2317\" data-end=\"2483\">BPBD telah melakukan asesmen awal dan penanganan sementara di lokasi terdampak. Warga diminta tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah lereng dan rawan longsor.<\/p>\n<h2 data-start=\"2485\" data-end=\"2522\"><strong data-start=\"2488\" data-end=\"2522\">BPBD Imbau Warga Siaga Bencana<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"2524\" data-end=\"2791\">Pemerintah daerah melalui BPBD Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan. Warga juga diminta segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah seperti retakan baru, pohon miring, atau suara gemuruh dari dalam tanah.<\/p>\n<p data-start=\"2793\" data-end=\"3084\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Bencana ini menjadi pengingat bahwa <strong data-start=\"2829\" data-end=\"2867\">mitigasi dan kesiapsiagaan bencana<\/strong> sangat penting, khususnya di wilayah dengan kondisi tanah labil seperti Bogor. Pemerintah daerah berjanji akan melakukan pemantauan lanjutan dan koordinasi dengan pihak terkait untuk mencegah dampak yang lebih besar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Spectrom.co.id &#8211; Bencana alam kembali terjadi di wilayah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":263,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","fifu_image_url":"https:\/\/spectrom.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/rumah-warga-di-bogor-rusak-akibat-tanah-bergerak-dokistimewa-1769311787190_43.jpeg","fifu_image_alt":"Sumber foto : detik.com","footnotes":""},"categories":[2,28],"tags":[78,80,77,79,76],"newstopic":[],"class_list":["post-260","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-nasional","tag-bencana-alam-bogor-hari-ini","tag-jalan-desa-retak-bogor","tag-longsor-sukamakmur-bogor","tag-rumah-rusak-akibat-longsor","tag-tanah-bergerak-bogor"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/spectrom.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/260","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/spectrom.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/spectrom.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/spectrom.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/spectrom.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=260"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/spectrom.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/260\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":262,"href":"https:\/\/spectrom.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/260\/revisions\/262"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/spectrom.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/263"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/spectrom.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=260"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/spectrom.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=260"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/spectrom.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=260"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/spectrom.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=260"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}