Spectrom.co.id – Pemerintah China menyampaikan kecaman terhadap konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah. Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menilai perang yang dipicu oleh serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran seharusnya tidak pernah terjadi.
Pernyataan tersebut disampaikan Wang Yi dalam konferensi pers di Beijing saat berlangsungnya agenda politik tahunan China.
China Menilai Konflik Timur Tengah Tidak Seharusnya Terjadi
Kritik Terhadap Pendekatan Kekuatan Militer
Dalam pernyataannya, Wang Yi menegaskan bahwa penggunaan kekuatan militer bukanlah solusi untuk menyelesaikan perbedaan antarnegara. Ia menilai dunia internasional tidak boleh kembali pada situasi di mana kekuatan menjadi penentu kebenaran.
Menurutnya, konflik yang dipicu oleh serangan terhadap Iran telah memperburuk stabilitas kawasan dan berpotensi memperluas ketegangan global.
Disampaikan Saat Forum Politik “Dua Sesi”
Komentar tersebut muncul ketika China sedang menggelar pertemuan politik tahunan yang dikenal sebagai Two Sessions. Forum ini merupakan rangkaian sidang penting yang melibatkan parlemen nasional dan badan konsultatif politik negara tersebut.
Pertemuan tersebut biasanya menjadi momen penting untuk melihat arah kebijakan dan prioritas kepemimpinan China di tengah dinamika geopolitik dunia.
China Bahas Sejumlah Isu Global
Konflik Timur Tengah hingga Ukraina
Dalam kesempatan itu, Wang Yi juga menyinggung berbagai isu internasional yang sedang menjadi perhatian dunia. Beberapa di antaranya adalah konflik di Timur Tengah, situasi perang di Ukraina, serta ketegangan yang terjadi di kawasan Laut China Selatan.
Selain itu, hubungan ekonomi dan politik antara China dan Amerika Serikat juga menjadi salah satu topik utama yang dibahas.
Hubungan China dan Amerika Serikat Masih Tegang
Ketegangan Meningkat Sejak Trump Kembali Menjadi Presiden
Hubungan antara Beijing dan Washington mengalami peningkatan ketegangan sejak Donald Trump kembali menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat pada tahun lalu.
Kondisi tersebut juga memicu konflik dagang yang membuat kedua negara saling memberlakukan tarif impor terhadap berbagai produk.
China Kritik Kebijakan Tarif dan Gangguan Rantai Pasokan
Wang Yi mengungkapkan kekhawatiran terhadap kebijakan tarif yang diterapkan sejumlah negara yang dinilai dapat mengganggu rantai pasokan global.
Ia menyebut langkah tersebut justru berpotensi memperburuk situasi ekonomi internasional dan pada akhirnya dapat merugikan negara yang menerapkannya.
Meski demikian, Wang menilai China dan Amerika Serikat tetap dapat memperbaiki cara berinteraksi meskipun memiliki perbedaan kepentingan.
China Kecam Serangan terhadap Pemimpin Iran
Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Dikritik
China juga mengecam serangan militer yang menyebabkan tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Beijing menilai tindakan tersebut dapat memperparah konflik di kawasan dan meningkatkan risiko ketidakstabilan regional.
Hubungan dengan Rusia Tetap Kuat
Selain itu, Wang Yi menegaskan bahwa hubungan antara China dan Rusia tetap stabil dan solid.
Pernyataan ini muncul di tengah kritik dari negara-negara Barat yang menilai Beijing memberikan dukungan terhadap Moskow dalam konflik di Ukraina.










