BeritaNasional

Banjir Lumpuhkan Akses Timur Jakarta, Jalan DI Pandjaitan Terendam Hingga 70 Cm

132
Sumber foto : detik.com
Sumber foto : detik.com

Spectrom.co.id – Banjir kembali melumpuhkan salah satu jalur utama di Jakarta Timur. Jalan DI Pandjaitan, yang menjadi penghubung vital kawasan Cawang dan sekitarnya, terendam air setinggi 60 hingga 70 sentimeter pada Kamis (22/1/2026). Kondisi ini membuat arus lalu lintas tersendat parah hingga menyebabkan antrean kendaraan mengular panjang.

Genangan air yang tak kunjung surut membuat banyak pengendara terjebak kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk siang hari. Aparat kepolisian terpaksa turun tangan untuk mengatur arus lalu lintas dan mengimbau pengendara agar mencari jalur alternatif.

Genangan Muncul Sejak Pagi, Sempat Surut Lalu Naik Lagi

Menurut keterangan dari pihak kepolisian, banjir mulai menggenangi Jalan DI Pandjaitan sejak pukul 06.00 WIB. Meski sempat berkurang pada pagi hari, debit air kembali meningkat menjelang siang, membuat jalan utama tidak dapat dilalui kendaraan kecil.

Ketinggian Air Capai 70 Cm

KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Eko Apriyanto, menyebutkan bahwa ketinggian air di beberapa titik mencapai hampir setinggi lutut orang dewasa. Kondisi tersebut sangat berbahaya bagi sepeda motor dan mobil berukuran kecil.

“Air masih bertahan di kisaran 60 sampai 70 sentimeter dan belum menunjukkan tanda-tanda surut hingga siang ini,” jelas Eko saat dikonfirmasi.

Kemacetan Mengular hingga Kawasan UKI dan Kodam Jaya

Akibat banjir, kemacetan panjang tidak terhindarkan. Antrean kendaraan terlihat mengular dari Jalan DI Pandjaitan hingga ke kawasan Universitas Kristen Indonesia (UKI) Cawang, bahkan mendekati area Kodam Jayakarta.

Pengendara Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Untuk mengurangi kepadatan, petugas mengimbau pengendara agar menghindari jalur tersebut dan memilih rute lain, terutama melalui Jalan MT Haryono. Kendaraan kecil diminta tidak memaksakan diri melintasi genangan karena berisiko mogok.

“Kami tidak melakukan rekayasa lalu lintas, tetapi sifatnya mengarahkan. Kendaraan kecil sebaiknya dialihkan ke MT Haryono, sedangkan jalur lurus hanya untuk busway dan kendaraan besar yang sanggup melintas,” ujar Eko.

Warga Harap Penanganan Drainase Dipercepat

Banjir yang berulang di kawasan ini kembali memunculkan keluhan warga terkait sistem drainase. Jalan DI Pandjaitan dikenal sebagai salah satu titik rawan genangan saat hujan deras atau aliran air kiriman dari wilayah sekitar.

Warga dan pengguna jalan berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan sistem saluran air agar kejadian serupa tidak terus terulang dan mengganggu aktivitas harian masyarakat Jakarta Timur.

Exit mobile version