Spectrom.co.id – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menyampaikan harapannya agar pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 dapat berjalan sukses, tertib, dan memberikan pelayanan yang lebih baik bagi seluruh jemaah Indonesia.
Pesan tersebut disampaikan saat ia menghadiri acara penutupan pembekalan sekaligus pengukuhan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 yang digelar di Lapangan Galaxy Makodau I, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (30/1/2026).
Usai prosesi pengukuhan, Nasaruddin terlihat berbaur dengan para petugas haji, menyapa satu per satu, sekaligus melayani permintaan foto bersama.
Menag Titip Pesan kepada Petugas Haji
Harapan agar Pelayanan Jamaah Semakin Optimal
Dalam suasana penuh keakraban tersebut, Nasaruddin menitipkan doa dan pesan kepada para petugas agar menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.
“Selamat bertugas. Semoga penyelenggaraan haji tahun ini berjalan lancar, sukses, dan lebih baik dari sebelumnya,” ujar Nasaruddin dalam keterangannya, Sabtu (31/1/2026).
Ia menekankan pentingnya kerja sama antara Kementerian Agama dan Kementerian Haji dan Umrah untuk memastikan fokus utama tetap pada peningkatan kualitas layanan bagi jemaah haji Indonesia.
Menurutnya, sinergi antarinstansi menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji, sekaligus bentuk tanggung jawab moral dalam menjaga kepercayaan umat.
Ribuan Petugas Haji Rampung Ikuti Diklat PPIH 2026
Lebih dari 1.600 Peserta Dinyatakan Aktif
Sebelumnya, program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PPIH Arab Saudi 2026 telah resmi berakhir pada Jumat (30/1/2026).
Sebanyak 1.636 calon petugas haji mengikuti rangkaian pelatihan tersebut, dengan 1.622 orang tercatat aktif sampai selesai. Sementara itu, enam peserta berhalangan hadir karena sakit, dan delapan lainnya absen karena alasan tertentu.
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa sebagai negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia, Indonesia dituntut memiliki sistem pengelolaan yang rapi serta petugas yang sepenuhnya berorientasi pada pelayanan.
Menhaj Tekankan Disiplin dan Integritas Petugas
Pelayanan Jamaah Cerminan Wajah Negara
Dalam arahannya, Irfan menegaskan bahwa seluruh petugas PPIH harus sigap, disiplin, serta bertanggung jawab dalam melayani jemaah.
“Tanpa kedisiplinan, pelayanan akan kehilangan maknanya. Hadirkan negara melalui pelayanan terbaik, karena setiap tindakan petugas mencerminkan wajah Indonesia,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika, integritas, dan komitmen, mengingat penyelenggaraan haji melibatkan jemaah dari berbagai negara sehingga nama baik Indonesia turut dipertaruhkan.
Pelatihan PPIH Jadi Bekal Utama Hadapi Musim Haji
Fokus pada Layanan Aman, Nyaman, dan Bermartabat
Melalui program diklat ini, Kementerian Haji dan Umrah menegaskan kesiapan PPIH sebagai ujung tombak pelayanan ibadah haji. Para petugas dibekali kemampuan teknis, komunikasi pelayanan, simulasi operasional, serta pemahaman kebijakan terbaru Pemerintah Arab Saudi.
Pelatihan berlangsung selama satu bulan, dimulai secara luring di Asrama Haji Pondok Gede pada 10–30 Januari 2026, lalu dilanjutkan secara daring pada 2–11 Februari 2026.
Hasil survei internal menunjukkan indeks kinerja petugas di Asrama Haji Pondok Gede mencapai lebih dari 90 persen, menandakan kesiapan yang tinggi dalam memberikan pelayanan prima kepada jemaah.
