BeritaInternasional

Israel Luncurkan Serangan ke Lebanon Selatan di Tengah Gencatan Senjata

84
Sumber foto : detik.com
Sumber foto : detik.com

Spectrom.co.id – Situasi di kawasan Lebanon kembali memanas setelah militer Israel melakukan serangan udara di wilayah selatan. Aksi ini terjadi tak lama setelah peringatan evakuasi dikeluarkan untuk sejumlah titik yang dianggap berisiko.

Menurut laporan Agence France-Presse, serangan tersebut menyasar daerah Kfar Tibnit, salah satu lokasi yang termasuk dalam daftar peringatan. Media pemerintah Lebanon juga mengonfirmasi adanya korban jiwa akibat serangan tersebut.

Gencatan Senjata Masih Berlaku

Ketegangan dengan Hizbullah

Serangan ini terjadi meskipun kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hezbollah masih berlangsung sejak 17 April 2026. Dalam kesepakatan tersebut, Israel disebut memiliki hak untuk bertindak jika ada ancaman serangan yang dianggap mendesak atau sedang berlangsung.

Namun, dalam praktiknya, serangan militer Israel tetap terjadi berulang kali sejak kesepakatan itu diberlakukan.

Operasi di Area “Garis Kuning”

Pasukan Israel juga dilaporkan masih beroperasi di wilayah yang mereka sebut sebagai “garis kuning” di dekat perbatasan. Area ini sebelumnya telah diperingatkan kepada warga sipil Lebanon agar tidak dimasuki demi alasan keamanan.

Perintah Evakuasi Tujuh Desa

Respons atas Dugaan Pelanggaran

Sebelum melancarkan serangan terbaru, militer Israel menginstruksikan warga dari tujuh desa di Lebanon selatan untuk segera meninggalkan wilayah tersebut.

Juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai respons atas dugaan pelanggaran kesepakatan gencatan senjata oleh Hizbullah.

Ia menegaskan bahwa pihaknya merasa perlu mengambil tindakan militer untuk mencegah ancaman lebih lanjut.

Situasi Masih Rawan

Ketegangan di perbatasan kedua wilayah masih tinggi, meskipun secara resmi gencatan senjata belum berakhir. Serangan yang terus berlanjut menimbulkan kekhawatiran akan potensi eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan tersebut.

Exit mobile version