BeritaInternasional

Iran Hentikan Ekspor Produk Pangan di Tengah Konflik dengan AS dan Israel

90
Sumber foto : detik.com
Sumber foto : detik.com

Spectrom.co.id – Pemerintah Iran memutuskan menghentikan sementara seluruh pengiriman produk pangan dan hasil pertanian ke luar negeri. Kebijakan ini diambil saat konflik bersenjata dengan Amerika Serikat dan Israel memasuki hari keempat.

Dalam pernyataan resmi yang dikutip kantor berita Tasnim dan dilaporkan AFP pada Selasa (3/3/2026), otoritas Teheran menegaskan bahwa larangan ekspor berlaku untuk semua komoditas makanan hingga waktu yang belum ditentukan.

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi darurat guna memastikan ketersediaan pasokan bagi masyarakat di dalam negeri.

Rencana Darurat Diberlakukan Sejak Hari Pertama Serangan

Prioritaskan Distribusi Barang Esensial

Sejak awal serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel, pemerintah Iran langsung mengaktifkan skema tanggap darurat nasional. Fokus utama kebijakan itu adalah menjamin kecukupan bahan pokok serta komoditas penting lainnya bagi warga.

Pihak berwenang menyatakan kebutuhan rakyat menjadi prioritas utama di tengah situasi keamanan yang memburuk. Dengan penghentian ekspor, stok pangan diharapkan tetap stabil selama konflik berlangsung.

Konflik Memanas Usai Serangan ke Iran

Ayatollah Ali Khamenei Tewas dalam Serangan

Serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2) disebut menewaskan sejumlah pejabat penting Iran, termasuk pemimpin tertinggi negara tersebut, Ayatollah Ali Khamenei, serta beberapa komandan militer senior.

Teheran kemudian menyatakan akan memberikan respons tegas atas serangan tersebut.

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Pangkalan AS dan Israel

Sebagai balasan, Iran menargetkan sejumlah instalasi militer Amerika Serikat di kawasan Asia Barat, termasuk di Qatar, Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Kuwait.

Selain itu, serangan juga diarahkan ke wilayah Israel. Kelompok bersenjata yang selama ini dikenal memiliki hubungan dekat dengan Iran, seperti Hezbollah, turut melancarkan aksi militer terhadap Israel.

Situasi di kawasan Timur Tengah kini semakin tidak menentu, dengan ketegangan yang terus meningkat dan potensi eskalasi konflik yang lebih luas.

Exit mobile version