Spectrom.co.id – Berbagai peristiwa internasional menjadi perhatian dunia pada awal pekan ini, mulai dari konflik di Timur Tengah, bencana alam di Afrika, hingga penegakan hukum di beberapa negara.
PBB Sampaikan Duka atas Gugurnya Pasukan Indonesia
Kecaman dari Sekjen PBB
Sekretaris Jenderal António Guterres menyampaikan kecaman sekaligus belasungkawa atas meninggalnya seorang personel penjaga perdamaian asal Indonesia dalam konflik antara Israel dan kelompok Hizbullah.
Dalam pernyataannya, Guterres juga mengungkapkan bahwa satu personel lainnya mengalami luka serius dalam insiden tersebut.
Seruan Hormati Hukum Internasional
Ia menegaskan pentingnya seluruh pihak yang terlibat konflik untuk mematuhi hukum internasional serta menjamin keselamatan personel misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Banjir Besar di Kenya Tewaskan Ratusan Warga
Dampak Hujan Berkepanjangan
Bencana banjir yang melanda Kenya selama beberapa pekan terakhir telah menyebabkan sedikitnya 108 orang meninggal dunia.
Banjir yang mulai terjadi sejak awal Maret itu juga mengakibatkan kerusakan luas, termasuk hanyutnya kendaraan, terganggunya penerbangan, serta kerusakan jaringan listrik.
Ribuan Warga Mengungsi
Lebih dari 2.700 keluarga terpaksa meninggalkan rumah mereka. Meski curah hujan mulai berkurang di beberapa wilayah, risiko banjir susulan masih tinggi akibat kondisi tanah yang jenuh air.
Baku Tembak di Australia, Buronan Diduga Tewas
Operasi Polisi Berlangsung Lama
Kepolisian di negara bagian Victoria, Australia, terlibat baku tembak dengan seorang pria yang diduga buronan kasus pembunuhan polisi.
Insiden tersebut berlangsung selama sekitar tiga jam sebelum pria tersebut akhirnya ditembak mati.
Identitas Masih Diverifikasi
Meski belum ada konfirmasi resmi, pria tersebut diyakini sebagai Dezi Freeman, yang sebelumnya masuk daftar buronan atas kasus penembakan fatal terhadap dua petugas pada tahun lalu.
Mantan PM Nepal Ditangkap
Terkait Kasus Demonstrasi Berdarah
Mantan Perdana Menteri Khadga Prasad Oli ditahan oleh aparat Nepal dalam penyelidikan terkait kerusuhan saat demonstrasi anti-korupsi pada September lalu.
Penangkapan ini dilakukan setelah adanya rekomendasi dari tim investigasi yang menilai adanya dugaan kelalaian dalam penanganan aksi tersebut.
Puluhan Korban Jiwa
Aksi demonstrasi yang dipimpin kelompok generasi muda itu sebelumnya berujung bentrokan dengan aparat, menyebabkan puluhan korban jiwa dan memicu perubahan kepemimpinan nasional.










