Spectrom.co.id – Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan yang melibatkan mobil milik Kepala Dinas di Pandeglang bertambah menjadi dua orang. Korban terbaru diketahui bernama Dewi Handayani, seorang pedagang yang biasa berjualan di lingkungan sekolah.
Guru SDN Sukaratu 5, Rika, menyampaikan bahwa korban meninggal dunia sekitar pukul 15.00 WIB setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Korban dikenal sebagai penjual takoyaki yang berjualan di sekolah untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Ia meninggalkan dua orang anak.
Kronologi Kecelakaan di Depan Sekolah
Mobil Oleng dan Tabrak Kerumunan Siswa
Peristiwa tragis ini bermula ketika sebuah mobil Toyota Innova berwarna hitam dengan nomor polisi A-1633-BF melaju dari arah Perempatan Cikole menuju Pertigaan Cipacung.
Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Ahmad Mursidi. Saat tiba di depan SDN Sukaratu 5, mobil diduga kehilangan kendali dan bergerak ke arah kanan hingga menabrak kerumunan siswa yang berada di depan sekolah.
Akibat kejadian tersebut, satu siswa dilaporkan meninggal dunia di lokasi, sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.
Total Korban Capai Sembilan Orang
Mayoritas Siswa Jadi Korban
Kasat Lantas Polres Pandeglang, Surya Muhammad, menjelaskan bahwa total korban dalam insiden ini mencapai sembilan orang.
Sebagian besar korban merupakan siswa sekolah dasar. Selain itu, terdapat dua korban lain yang berprofesi sebagai pedagang dan tenaga penjualan (sales).
Kondisi para korban bervariasi, mulai dari luka ringan hingga luka berat yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut.
Penanganan Kasus dan Duka Mendalam
Peristiwa Picu Keprihatinan Masyarakat
Kecelakaan ini menimbulkan duka mendalam, terutama bagi keluarga korban dan lingkungan sekolah. Kehilangan dua nyawa dalam insiden tersebut menjadi perhatian serius berbagai pihak.
Aparat kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kondisi pengemudi dan kendaraan saat kejadian.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat penting akan keselamatan berkendara, khususnya di kawasan sekolah yang rawan aktivitas anak-anak.










