Spectrom.co.id – Kekerasan di wilayah Tepi Barat kembali menelan korban jiwa. Seorang bayi Palestina berusia tujuh bulan dilaporkan meninggal dunia setelah terkena tembakan yang diduga dilepaskan oleh pasukan Israel di kawasan selatan Hebron pada Jumat malam.
Insiden tersebut menambah panjang daftar korban sipil dalam konflik yang terus berlangsung sejak pecahnya perang Gaza pada Oktober 2023.
Kementerian Kesehatan Palestina Laporkan Kematian Bayi
Kementerian Kesehatan Palestina mengonfirmasi bahwa bayi bernama Sam Fahd Abou Haikal meninggal dunia akibat luka tembak yang dialaminya.
Dalam peristiwa yang sama, kedua orang tua korban juga dilaporkan mengalami luka ringan setelah kendaraan yang mereka tumpangi menjadi sasaran tembakan.
Menurut informasi yang disampaikan otoritas kesehatan Palestina, kejadian itu berlangsung di wilayah selatan Hebron.
Korban Sempat Dirawat di Rumah Sakit
Direktur rumah sakit setempat, Tareq Barbarawi, menyatakan bahwa bayi tersebut sempat dibawa ke fasilitas kesehatan dalam kondisi kritis akibat luka serius yang dideritanya.
Tim medis berupaya memberikan penanganan, namun nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Kendaraan Keluarga Disebut Jadi Sasaran Tembakan
Berdasarkan laporan media Palestina, kendaraan yang ditumpangi keluarga korban diduga menjadi target tembakan saat melintas di kawasan tersebut.
Militer Israel Belum Berikan Keterangan Resmi
Hingga laporan ini mencuat, pihak militer Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan penembakan yang menyebabkan kematian bayi Palestina tersebut.
Peristiwa ini memicu kembali sorotan terhadap situasi keamanan di Tepi Barat yang terus memanas dalam beberapa tahun terakhir.
Kekerasan di Tepi Barat Meningkat Sejak Perang Gaza
Wilayah Tepi Barat mengalami peningkatan ketegangan sejak pecahnya konflik antara Israel dan Hamas pada Oktober 2023. Bentrokan, operasi militer, serta berbagai insiden keamanan terjadi hampir setiap hari di sejumlah wilayah Palestina yang berada di bawah pendudukan Israel.
Ribuan Korban Berjatuhan Sejak 2023
Data otoritas kesehatan Palestina menunjukkan lebih dari seribu warga Palestina telah kehilangan nyawa sejak konflik meningkat. Korban terdiri dari warga sipil maupun kelompok bersenjata.
Di sisi lain, data resmi Israel mencatat puluhan warga Israel, termasuk warga sipil dan personel militer, juga tewas akibat serangan maupun operasi keamanan selama periode yang sama.
Tragedi Bayi Palestina Tambah Sorotan Dunia Internasional
Kematian seorang bayi berusia tujuh bulan dalam konflik yang berkepanjangan ini kembali menyoroti dampak kemanusiaan yang dirasakan masyarakat sipil, khususnya anak-anak dan keluarga yang berada di wilayah konflik.
Berbagai pihak internasional terus menyerukan perlindungan terhadap warga sipil dan upaya untuk menekan eskalasi kekerasan yang masih berlangsung di kawasan tersebut.










