BeritaInternasional

Kesepakatan Damai AS-Iran Picu Kritik dari Partai Republik, Trump Dituding Terlalu Lunak

83
×

Kesepakatan Damai AS-Iran Picu Kritik dari Partai Republik, Trump Dituding Terlalu Lunak

Sebarkan artikel ini
Sumber foto : Detik.com
Sumber foto : Detik.com
Example 468x60

Spectrom.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadapi gelombang kritik, termasuk dari sejumlah tokoh di Partai Republik, setelah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Iran yang bertujuan mengakhiri konflik berkepanjangan antara kedua negara.

Kesepakatan tersebut ditandatangani secara virtual oleh Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada 17 Juni 2026. Dokumen itu mencakup berbagai poin penting, mulai dari penghentian permusuhan di sejumlah wilayah konflik hingga upaya normalisasi hubungan ekonomi Iran dengan dunia internasional.

Example 300x600

MoU tersebut juga mengatur gencatan senjata selama 60 hari, pembukaan kembali jalur perdagangan strategis di Selat Hormuz, pencabutan sejumlah sanksi Amerika Serikat terhadap Iran, serta pembahasan proyek rekonstruksi bernilai sekitar US$300 miliar.

Trump Sebut Kesepakatan untuk Cegah Krisis Ekonomi Global

Menanggapi kritik yang muncul, Trump menegaskan bahwa langkah tersebut diambil demi menjaga stabilitas ekonomi dunia dan mencegah gangguan pasokan energi global.

Menurutnya, melanjutkan operasi militer tidak akan memberikan keuntungan strategis yang signifikan. Sebaliknya, konflik berkepanjangan berpotensi menghambat aktivitas pelayaran di Selat Hormuz yang menjadi jalur penting distribusi minyak dunia.

Trump berpendapat bahwa pembukaan kembali jalur tersebut merupakan langkah penting untuk menekan risiko lonjakan harga energi dan mencegah perlambatan ekonomi global yang lebih dalam.

Selat Hormuz Jadi Faktor Utama Pertimbangan

Selat Hormuz selama ini dikenal sebagai salah satu jalur perdagangan energi paling vital di dunia. Sekitar seperlima pasokan minyak mentah global melintasi kawasan tersebut setiap hari.

Karena itu, pemerintahan Trump menilai stabilitas kawasan menjadi faktor penting bagi keamanan energi internasional dan perekonomian dunia.

Sejumlah Senator Republik Menolak Isi Kesepakatan

Meski Gedung Putih memandang MoU sebagai langkah strategis, sejumlah anggota Partai Republik justru menganggap kesepakatan tersebut terlalu menguntungkan Iran.

Mereka menyoroti sejumlah poin yang dianggap memberikan ruang bagi Teheran untuk memperkuat ekonomi dan pengaruhnya tanpa adanya jaminan tegas terkait program nuklir maupun pengembangan rudal balistik.

Para senator juga mempertanyakan keputusan pencabutan sanksi yang selama ini menjadi instrumen utama tekanan terhadap pemerintah Iran.

Bill Cassidy Sebut Kesepakatan sebagai Kesalahan Besar

Senator Bill Cassidy menjadi salah satu tokoh Republik yang paling keras mengkritik langkah Trump. Ia menilai kesepakatan tersebut justru melemahkan posisi Amerika Serikat setelah pengorbanan besar yang terjadi selama konflik berlangsung.

Menurut Cassidy, hasil yang diperoleh dari perjanjian tersebut tidak sebanding dengan biaya politik, ekonomi, dan militer yang telah dikeluarkan.

Roger Wicker Soroti Dana Rekonstruksi Iran

Ketua Komite Angkatan Bersenjata Senat, Roger Wicker, juga menyampaikan keberatannya terhadap isi MoU. Ia mempertanyakan rencana rekonstruksi bernilai ratusan miliar dolar yang dinilai berpotensi memperkuat kapasitas ekonomi Iran.

Wicker bahkan membandingkan nilai bantuan dan investasi yang dibahas dalam kesepakatan terbaru dengan perjanjian nuklir era Barack Obama yang menurutnya jauh lebih kecil.

John Cornyn Khawatir Iran Bangun Kembali Kapabilitas Militernya

Senator asal Texas, John Cornyn, menilai kesepakatan tersebut bisa saja hanya menjadi jeda sementara. Ia mengkhawatirkan Iran memanfaatkan masa negosiasi untuk memperkuat kembali kemampuan militernya, termasuk aktivitas pengayaan uranium.

Kekhawatiran itu menjadi salah satu alasan mengapa sebagian anggota Partai Republik meminta pemerintah tetap mempertahankan tekanan terhadap Teheran.

Partai Demokrat Juga Melancarkan Kritik

Penolakan terhadap MoU tidak hanya datang dari Partai Republik. Sejumlah tokoh Partai Demokrat juga menyampaikan pandangan serupa meski dengan alasan berbeda.

Mereka menilai pemerintahan Trump telah mengeluarkan biaya besar untuk konflik yang pada akhirnya berujung pada kesepakatan yang dianggap tidak jauh berbeda dengan kondisi sebelum perang terjadi.

Chuck Schumer Sindir Strategi Negosiasi Trump

Pemimpin Demokrat di Senat, Chuck Schumer, secara terbuka mengkritik hasil negosiasi tersebut. Ia menilai kesepakatan yang dicapai tidak mencerminkan keberhasilan diplomasi dan justru memberikan keuntungan baru bagi Iran.

Menurut Schumer, hasil akhir yang diperoleh tidak sejalan dengan klaim Trump yang selama ini mengedepankan citra sebagai negosiator ulung dalam politik internasional.

Trump Tegaskan Kesepakatan Belum Bersifat Final

Meski mendapat tekanan dari berbagai pihak, Trump tetap mempertahankan keputusannya. Ia menegaskan bahwa MoU yang telah ditandatangani masih menjadi tahap awal menuju perjanjian yang lebih komprehensif.

Trump juga mengingatkan bahwa Amerika Serikat memiliki opsi untuk kembali mengambil langkah militer apabila proses negosiasi gagal atau Iran tidak memenuhi komitmen yang telah disepakati.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


myslot188
SlotPoker188
slot depo 10k
SlotPoker188
Myslot188
ovobet188
Myslot188
https://seents.co.uk/about/
https://sttkb.ac.id/motivasi-pelayanan/
https://www.benesserenow.it/benessere/
https://webet188group.fit/
https://www.pmbstkippgripapua.ac.id/
webet188tiga
webet188dua
sbobiru
agenbola855
inibet188
https://stmikglobal.ac.id/
https://batikfilosofia.com/
bolaonline188
https://ulfbiotech.com/
Slot 10k
Begal Bandot
Mybet188
Comfortbet
https://stiewilwatikta.ac.id/
https://akjms.ac.id/
https://akpar-patria.ac.id/
https://susu.co.id/
https://ateka.ac.id/
https://stiednj.ac.id/
https://akbidwkm.ac.id/
https://aas.ac.id/
https://stakpais.ac.id/
https://stienusa.ac.id/
https://bahananews.id/
https://tnews.id/
https://sttmitra.ac.id/
https://smaaljihad-jakut.sch.id/
https://akbid-palapa.ac.id/
https://aceadvent.id/
https://binkas.id/
https://staipaduka.ac.id/
https://cikonde-desa.id/
https://gamblegrid.id/
https://toyotacibinong.id/
https://giztech.id/
https://memberarea.id/
https://nextgenindonesia.id/
https://spectrom.co.id/
https://lapangan.co.id/
https://bungabunga.co.id/
https://institutabdullahsaid.ac.id/
https://uogp.ac.id/
https://penabulusamudrawiyata.ac.id/
https://appertala.ac.id/
https://smansatukubu.sch.id/
https://smapgrikasihan.sch.id/
https://smapasundan2cianjur.sch.id/
https://smapgribalaraja.sch.id/
https://smaparisada.sch.id/
https://smapgri6banjarmasin.sch.id/
https://smapasundan.sch.id/
SlotPoker188
Molen77