Spectrom.co.id – Kasus pembunuhan sadis terhadap siswi sekolah dasar berusia 12 tahun di kawasan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan, mengungkap fakta baru. Pelaku berinisial IK (19) diketahui sempat berupaya mengelabui aparat kepolisian ketika proses olah tempat kejadian perkara (TKP) berlangsung.
Kapolrestabes Makassar Arya Perdana menjelaskan bahwa pelaku sengaja menciptakan keributan di sekitar lokasi untuk memecah fokus petugas yang sedang melakukan penyelidikan.
Menurut polisi, aksi tersebut dilakukan agar dirinya hanya diamankan karena membuat kerusuhan menggunakan senjata tajam, bukan terkait kasus pembunuhan yang terjadi di rumah kosong tersebut.
Pelaku Buat Keributan dengan Parang di Dekat TKP
Polisi Curiga Setelah Pelaku Bersikap Mencurigakan
Saat proses penyelidikan berlangsung, aparat sempat dikejutkan oleh keributan di sekitar lokasi kejadian. IK disebut mengejar warga dan anak-anak sambil membawa parang sehingga membuat situasi menjadi panik.
Namun, tindakan pelaku justru memancing perhatian polisi. Setelah diamankan, penyidik menemukan keterkaitan IK dengan kasus pembunuhan siswi SD yang jasadnya ditemukan di rumah kosong tidak jauh dari lokasi keributan.
Polisi menduga aksi tersebut merupakan bagian dari upaya pelaku untuk mengalihkan perhatian aparat dari kasus utama yang sedang diselidiki.
Kronologi Pembunuhan Siswi SD di Tallo Makassar
Korban Dibawa ke Rumah Kosong dengan Modus Membeli Makanan
Peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa malam (26/5/2026). Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku lebih dahulu mendekati korban dengan meminta bantuan membeli makanan dan minuman.
Setelah korban kembali membawa pesanan, pelaku langsung menarik korban masuk ke rumah kosong di kawasan Tallo. Di tempat itulah korban dibekap menggunakan kain hingga kesulitan bernapas.
Selain membekap mulut korban, pelaku juga menekan bagian dada korban dengan keras hingga korban kehilangan kesadaran. Polisi menyebut kepala korban sempat terbentur sebelum akhirnya pelaku melakukan kekerasan seksual.










